Biologi

Pentingnya Mengkonsumsi buah dan Sayur

Hingga detik ini pandemi covid-19 belum juga berakhir. Jika kamu termasuk salah satu yang membaca tulisan ini maka kamu termasuk orang yang sangat beruntung karena masih diberikan kesehatan. Namun bukan berarti kita melalaikan dalam menjaga kondisi tubuh kita, karena kondisi tubuh yang sehat itu perlu dipertahankan dan ditingkatkan. Untuk meningkatkan daya tahan tubuh tentunya kita perlu menjaga asupan makanan-makanan yang bergizi. Buah dan sayur termasuk makanan yang sering terabaikan oleh kita, padahal makanan ini penting dikonsumsi karena memiliki manfaat bagi tubuh kita.

Lantas apa sih sebenarnya kandungan dari dua makanan tersebut? Dan mengapa kita perlu mengkonsumsi kedua makanan tersebut?

Fakta sebagian orang indonesia kurang mengkonsumsi buah dan sayur

Seringkali sebagian orang menyepelekan untuk mengkonsumsi buah dan sayur, mungkin karena mereka kurang mengetahui seberapa penting makanan tersebut untuk tubuh, atau mungkin karena mereka hanya malas saja untuk memakannya.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Departemen Kesehatan RI tahun 2013 ditemukan rata-rata 93,5% dari penduduk Indonesia kurang mengkonsumsi buah dan sayur. Konsumsi buah dan sayur paling rendah terdapat di provinsi Sumatra Barat dengan (97,8%) dan Riau (97,7%). Sedangkan di Provinsi Gorontalo proporsi kurang konsumsi sayur dan buah semakin meningkat dari 83,5% menjadi 92,5%. Di Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah 95% penduduk mengkonsumsi buah dan sayur dibawah rata-rata angka nasional.

Photo by Anna Pelzer on Unsplash

Berdasarkan data FAO, konsumsi sayur dan buah penduduk Indonesia hanya sebesar 109,6 gram/hari/kapita. Jumlah tersebut masih di bawah rekomendasi konsumsi sayur dan buah yang ditetapkan FAO sebesar 180,1 gram/hari/kapita (Kemenkes 2014). Hal ini diduga disebabkan karena gaya hidup masyarakat yang lebih suka mengkonsumsi pangan yang tidak sehat, seperti makanan yang biasa kita kenal dengan gorengan yang banyak mengandung minyak dibandingkan dengan buah-buahan yang baik bagi kesehatan tubuh.

Pentingnya Koonsumsi Buah dan Sayuran

Agar kita dapat meningkatkan atau mengubah pola makan dengan tidak melupakan untuk mengkonsumi buah dan sayuran mungkin terlebih dahulu kita perlu memahami mengapa mengkonsumsi buah dan sayuran itu penting. Dengan mengetahui hal tersebut kita akan termotivasi untuk mengubah pola makan yang tidak sehat menjadi sehat, sehingga kondisi tubuh akan tetap terjaga dan terhindar dari berbagai macam penyakit.

Konsumsi sayur dan buah itu sangat penting dalam pola makan seimbang. Mengapa demikian? Karena sayur dan buah mengandung vitamin dan mineral, serat makanan, dan zat-zat phytochemical yang diperlukan oleh tubuh kita, tanpa vitamin dan mineral, proses pemanfaatan zat gizi yang dikonsumsi tidak optimal.

Pasti kita pernah merasakan ketika kita tidak memakan buah atau dan sayuran dalam jangka waktu yang lama maka ketika kita membuang air besar terasa tidak lancar. Vitamin utama dalam sayur dan buah yang sukar digantikan oleh makanan lain adalah vitamin C, asam folat, dan golongan karoten, terutama betakaroten yang akan bekerja sebagai antioksidan.

Perlu kita ketahui apabila tubuh kekurangan asupan buah dan sayur, maka tubuh akan mengalami berbagai macam dampak , diantaranya yaitu meurunnya imunitas/kekebalan tubuh seperti mudah terserang penyakit. Lalu dampak lainnya disebutkan dalam laporan WHO ditemukan bahwa sebanyak 31% penyakit jantung dan 11 % penyakit stroke di seluruh dunia disebabkan oleh kekurangan asupan buah dan sayur di dalam tubuh.

Salah satu penyakit yang dapat dialami oleh seseorang yang kurang mengkonsumsi sayur dan buah adalah obesitas. Penyakit ini tidak menjadi asing mungkin bagi kita karena memang sudah banyak yang mengalami. Maka, demi menjaga kesehatan tubuh mari kita mulai untuk mengkonsumsi buah dan sayuran.

Berbagai kajian menunjukkan bahwa konsumsi buah dan sayur yang cukup turut berperan dalam menjaga kenormalan tekanan darah dan kadar kolestrol darah, dapat menurunkan risiko sulit buang air besar dan kegemukan (obesitas), mencegah penyakit kronis seperti jantung coroner, diabetes, dan beberapa jenis kanker, serta berperan dalam pengentasa defesiensi mikronutrien. Dan satu hal lagi yang perlu kita ketahui bahwa secara keseluruhan diperkirakan 2, juta (1,8 %) jiwa berpotensi bisa diselamatkan setiap tahun jika konsumsi buah dan sayur yang cukup meningkat.

Setiap buah dan sayur memiliki khasiat yang berbeda, namun dari masing-masing jenis buah dan sayur tentu memberikan efek baik bagi tubuh kita.

Anjuran Konsumsi buah dan sayur

Photo by Brenda Godinez on Unsplash

Setelah kita mengetahui seberapa penting buah dan sayur untuk dikonsumsi, maka alangkah lebih baiknya jika kita mengetahui seberapa banyak konsumsi buah dan sayur yang dianjurkan. WHO menganjurkan konsumsi buah dan sayur lebih dari 400 gram atau > 5 porsi per orang per hari. Sedangkan Pedoman Gizi Seimbang (PGS) Indonesia secara spesifik menganjurkan konsumsi buah dan sayur 300-400 gram per orang per hari bagi anak balita dan anak usia sekolah, dan 400-600 gram per orang per hari bagi remaja dan orang dewasa.

Selain itu, Piramida Makanan merekomendasikan untuk menyajikan buah sebanyak 2-4 kali dan sayuran sebanyak 3-5 kali dalam sehar

Setelah mengetahui betapa pentingnya buah dan sayur untuk kita konsumsi, maka tunggu apa lagi? Mari kita jaga kondisi tubuh kita!


Belajar materi kimia dan biologi lainnya disini ya.

Informasi yang kami ambil dari beberapa sumber bacaan. Untuk konsultasi mengenai pendidikan atau lebih spesifiknya tentang materi sekolah . Kamu dapat menghubungi kami lewat akun instagram kami ya. Silahkan klik disini untuk menghubungi kami lewat instagram atau link disini ya.

Jangan lupa juga untuk subscribe newsletter dan mailing list kita untuk dapatkan info update yang akan kami kirim melalui browser notification dan email kamu.

Terima Kasih

Semangat mengejar cita-citamu yaa sobat Edura!

Tags

Hasna Rahma

Mahasiswa S1 Agroteknologi Universitas Padjdjaran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close