Biologi

Pencemaran Makanan: Jenis, dan Efek Bagi Tubuh Manusia

Setiap manusia memerlukan asupan makanan untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya, karena tubuh akan terus melakukan metabolisme sehingga asupan merupakan hal yang wajib dipenuhi untuk mendukung seluruh kerja dari sistem organ yang terdapat dalam tubuh. Hal yang perlu kita khawatirkan dalam memenuhi asupan makanan adalah ketika terjadinya pencemaran makanan pada makanan yang selama ini kita konsumsi.

Makanan yang kita konsumsi selama ini belum tentu terjaga kualitasnya, karena kita tidak tahu apakah makanan tersebut terkotaminasi atau tidak.

Memilih makanan tentu menjadi hal yang penting untuk kita lakukan. Jika kita mengabaikan dalam memilih makanan yang baik dan sehat, maka makanan yang kita konsumsi dapat menimbulkan bahaya bagi kesehatan manusia, salah satu contohnya adalah menimbulkan keracunan dalam tubuh.

Lantas apa yang dimaksud dengan pencemaran makanan? Dan apa saja yang merupakan sumber pencemar makanan tersebut?

Pengertian

Pencemaran makanan adalah suatu kondisi dimana ketika suatu zat (fisika, kimia atau biologi) masuk ke dalam makanan yang dapat mengubah secara fisik dan kimia menjadi bahan makanan yang berbeda dan akan membahayakan kesehatan tubuh manusia.

Beberapa makanan dapat dikonsumsi pada keadaan mentah, namun ada pula makanan yang memerlukan pengolahan lebih lanjut sehingga aman untuk kita konsumsi. Setiap proses tersebut perlu dilakukan dengan sebaik mungkin, karena untuk menjaga kualitas makanan tersebut agar tetap aman untuk dikonsumsi.

Jenis Pencemaran Makanan

Pencemaran makanan terbagi menjadi tiga jenis yaitu:

Pencemaran biologi

pencemaran biologi
Photo by Louis Reed on Unsplash

Pencemaran biologi dapat berupa adanya kandungan dari bakteri Escherichia coli, Salmonella sp. , Bacillus cereus, Clostridium perfringens, Vibrio cholerae, Vibrio parahaemolyticus, dan parasit lainnya.

Pencemaran biologi dapat berasal dari air, tanah, udara, dan tempat-tempat kotor yang dapat dibawa oleh manusia, serangga, dan hewan pengerat (tikus).

Untuk mencegah makanan agar terhindar dari cemaran biologi kita dapat memilih tempat penyimpanan yang tepat yaitu pada tempat tertutup atau terlindungi, memilih bahan pangan yang bermutu baik, menjaga hygiene dan sanitasi selama proses pengolahan, serta memasak makanan tersebut pada suhu yang tepat.

Pencemaran kimia

pencemaran kimia
Photo by CDC on Unsplash

Pencemaran kimia yaitu pencemaran yang terjadi karenan disebabkan oleh bahan kimia. Zat cemaran kimia dapat berupa residu pestisida, logam berbahaya, formalin, borax, rhodhamin dan cemaran kimia alami yang berasal dari bahan pangan itu sendiri seperti jamur beracun, asam jengkolat dan bahan pangan beracun lainnya.

Pencegahan yang dapat dilakukan dalam mengantisipasi terjadinya pencemaran kimia pada makanan diantaranya yaitu dengan memilih bahan pangan yang bermutu baik/terjaga kualitasnya, mencuci bahan pangan sebelum diolah dengan air mengalir, penggunaan pestisida dengan bijak seusai dengan petunjuk yang tertulis pada kemasan, dan usaha pencegahan lainnya.

Pencemaran Fisik

pencemaran fisik
Photo by Tatiana Rodriguez on Unsplash

Pencemaran fisik dapat berupa benda-benda asing seperti pecahan gelas, plastik, staples, kerikil, atau potogan kawat.

Pencemaran makanan dari cemaran fisik dapat dihindari dengan cara memilih bahan pangan yang bermutu baik, menjaga kebersihan makanan dengan mencuci bahan pangan sebelum diolah dengan air mengalir, memperhatikan wadah penyimpanan makanan tersebut, serta tidak lupa untuk menyimpan makanan pada tempat yang aman dan terlindungi.

Pengelompokkan Toksikan Makanan

  1. Terdapat dalam makanan tersebut karena konsekuensi kejadian alami.
  2. Hasil dari berlebihnya dalam penggunaan atau penggunaan alat yang secara sengaja digunakan sebagai tambahan pada saat proses pengolahan makanan.
  3. Sebagai hasil dari residu yang diketahui mengandung bahan berbahaya di dalam pengolahan yang terbawa ke dalam produk untuk konsumen.
  4. Hasil dari penyimpanan dan pengemasan yang digunakan atau digunakan kembali bahan tersebut.

Efek Pencemaran Makanan Bagi Manusia

Ketika kita mengonsumsi makanan yang telah terkontaminasi makan akan menyebabkan penyakit pencernaan seperti : diare, nausea, muntah, perasaan sakit di perut sampai anus, demam, insomnia beberapa hari, halusinasi, muscle spasms, kram, anguish, dan pingsan.

Setelah mengetahui terkait pencemaran makanan dan efeknya terhadap tubuh manusia apabila terkonsumsi, maka kita akan semakin menyadari bahwa menjaga kebersihan dan memilih makanan itu merupakan hal yang penting.

Sebelum mengonsumsi makanan kita perlu mengetahui bahan apa yang terkandung dalam makanan tersebut, apakah bahan tersebut aman untuk dikonsumsi atau sebaliknya, menjaga kebersihan makanan tersebut, mengetahui cara pengolahan yang baik dan benar serta memilih tempat penyimpanan yang aman.


Sekian info tentang Pencemaran Makanan :Jenis, dan Efek Bagi Tubuh Manusia

Belajar materi biologi lainnya disini ya. Dan untuk latihan soal biologi disini ya.

Informasi yang kami ambil dari beberapa sumber bacaan yaitu jurnal dari berbagai instansi, Perguruan Tinggi dan Balai Penelitian Pertanian. Untuk konsultasi mengenai pendidikan atau lebih spesifiknya tentang materi sekolah .

Kamu dapat menghubungi kami lewat akun instagram kami ya. Silakan klik disini untuk menghubungi kami lewat instagram.

Jangan lupa juga untuk subscribe newsletter dan mailing list kita untuk dapatkan info update yang akan kami kirim melalui browser notification dan email kamu.

Tags

Hasna Rahma

Mahasiswa S1 Agroteknologi Universitas Padjdjaran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close