Geografi

Mengenal lebih Jauh Seputar Prinsip dan Aspek Geografi

Halo sobat edura! Disini seperti biasa kita akan lanjut belajar materi pelajaran Geografi SMA kelas X nih! Khususnya membahas tentang prinsip dan aspek geografi. Namun, sebelum lanjut ke materi ini alangkah baiknya bila mempelajari terlebih dahulu definisi dan konsep geografi menurut Seminar dan Lokakarya Ahli Geografi tahun 1998 dan jangan lupa cari tahu seputar 3 pendekatan geografi jugaa.

Apa itu Prinsip Geografi?

Prinsip sendiri menurut KBBI merupakan asas (kebenaran yang menjadi pokok dasar berpikir, bertindak, dsb) dasar. Dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa prinsip geografi adalah usaha dalam mengkaji fenomena geosfer dengan melihat seluruh gejala fisik dan sosial dengan menganalisisnya berdasarkan pokok pemikiran yang ada.

Prinsip Geografi dan Penerapannya

Dalam dunia studi geografi ada 4 prinsip geografi, yaitu prinsip persebaran, interelasi, deskripsi, dan korologi. Dimana keempat prinsip ini merupakan kategorisasi dasar dalam mengkaji variabel, gejala, faktor, dan masalah geografi.

Nah mengenai contoh penerapan dari masing-masing prinsip geografi ini, mari kita mencoba analisis fenomena banjir yang sering terjadi di Bandung Selatan berdasarkan perspektif keempat prinsip ini.

Prinsip Persebaran (Distribusi)

Prinsip persebaran atau distribusi merupakan prinsip yang berfokus pada fenomena geografi yang tersebar di permukaan bumi. Prinsip ini berusaha menelaah persebaran suatu gejala, penampakan, fenomena, dan masalah yang ada di permukaan bumi.

Mengapa persebaran harus dipelajari? Hal ini karena prinsip persebaran dapat mengungkapkan hubungan antara 1 fenomena dengan fenomena lain secara menyeluruh. Selain itu, masing-masing wilayah di bumi memiliki ciri dan kondisi yang berbeda sehingga penyebaran suatu kejadian fisik geografi pun dapat bervariasi pula.

Seperti ada yang menyebar secara bergerombol di wilayah tertentu atau justru menyebar secara merata. Dengan kata lain prinsip ini berkaitan dengan distribusi gejala geosfer baik itu alam dan manusia. Prinsip persebaran sekaligus dapat memprediksi keadaan di masa yang akan datang.

Contoh : Banjir di Bandung Selatan sering terjadi pada 5 kecamatan, yaitu Dayeuhkolot, Rancaekek, Majalaya, Bojongsoang, dan Baleendah. Jadi penyebaran banjirnya berfokus pada 5 daerah ini dan tidak semua daerah di Bandung itu rawan banjir.

Prinsip Interelasi

Seperti bunyi hokum Tobler bahwa semua obyek saling memengaruhi dimana semakin dekat jaraknya maka semakin kuat juga pengaruhnya.

Prinsip ini berusaha menganalisis komponen atau aspek geografi yang memiliki hubungan timbal balik, baik itu aspek fisik dengan aspek fisik lainnya, fisik dengan sosial, hingga sosial dengan sosial. Hubungan antar aspek tersebut bersifat timbal balik (sebab – akibat) atau saling memengaruhi.

Tujuan mempelajari prinsip interelasi sendiri adalah untuk menguraikan hubungan yang ada pada suatu ruang antara gejala satu dengan gejala lainnya. Selain itu prinsip ini sangatlah berguna bila ingin mengetahui dampak dari suatu fenomena baik karena faktor fisik (alam/geografi) hingga sosial (aktivitas manusia).

Hasil dari analisis berdasarkan prinsip ini dapat mengungkapkan karakteristik geografi pada suatu wilayah.

Contoh : Banjir pada Bandung selatan terjadi karena faktor kondisi geografis dimana sering terjadi curah hujan yang tinggi bahkan hingga berhari-hari disertai proses sedimentasi di Sungai Citarum.

Kondisi diperburuk dengan aktivitas masyarakat yang sering membuang sampah di sungai tersebut sehingga menyebabkan kerusakan pada hulu sungai dan berakibat air sungai meluap dan merendam pemukiman. Selain itu berkurangnya daerah resapan air akibat alih fungsi lahan dan penggundulan hutan.

Prinsip Deskripsi

Prinsip ini berusaha menjelaskan suatu fenomena geosfer secara terperinci yang disusun dengan rangkaian kalimat dan gambaran sehingga menghasilkan uraian yang runtut dan dapat dipahami. Jadi hasil kajian studi geografi tersebut harus dipaparkan, dijelaskan, dan dideskripsikan baik dalam bentuk uraian, citra, tabel, chart, grafik, peta, dll.

Pada umumnya prinsip deskripsi banyak mengulas mengenai statistik, proses, kronologi dan gambaran fenomena baik secara kualitatif atau kuantitatif.

Prinsip deskripsi bertujuan untuk mengambarkan dan menjelaskan secara mendalam dan terperinci suatu fenomena geosfer yang memerlukan deskripsi (dimensi, bidang, ruang, titik, garis, dll). Cara melakukan analisis dari prinsip deskripsi ini adalah dengan pengumpulan dan klasifikasi data, pemetaan, dan deskripsikan setiap kategorisasi tersebut.

Contoh :

  • Deskripsi seputar jumlah korban tewas pada banjir di Bandung Selatan
  • Peta persebaran banjir di daerah bandung Selatan
  • Grafik peta sungai Citarum
  • Gambar persebaran curah hujan di Indonesia
  • Artikel ilmiah mengenai faktor penyebab banjir di Bandung Selatan

Prinsip Korologi (gabungan)

Bila prinsip sebelumnya memiliki fokus pada bagian masing-masing fenomena, maka prinsip korologi adalah perpaduan dari seluruh sudut pandang.

Prinsip ini merupakan gabungan dari ketiga prinsip sebelumnya, yaitu persebaran, interelasi, dan deskripsi hingga menunjukkan karakteristik kesatuan gejala dan fungsi geografi.

Contoh : Curah hujan yang tinggi 551 mm per hari selama selama tiga hari berturut-turut menyebabkan banjir pada wilayah Bandung Selatan khususnya di 5 kecamatan Kabupaten Bandung seperti Dayeuhkolot, Majalaya, Bojongsoang, Rancaekek, dan Bojongsoang.

Dari curah hujan yang tinggi, kondisi semakin diperburuk dengan terjadinya sedimentasi di Sungai Citarum disetai kerusakan pada hulu sungainya.

Intensitas hujan yang tinggi membuat Sungai Citarum tidak dapat menampung air hingga akhirnya anak sungai meluap dan airnya meluber ke pemukiman. Hal ini disebabkan karena kebiasaan masyarakat yang selalu membuang sampah ke sungai.

Selain itu wilayah Bandung Selatan pun kekurangan area serapan air akibat pengalihan fungsi lahan dan penggundulan hutan.

Pengertian Aspek Geografi

Aspek Geografi tidak lepas dari obyek atau material geografi atau berkaitan dengan aspek keruangan geosfer, faktor lingkungan alam, dan kehidupan manusia.

Macam-Macam Aspek Geografi

Secara garis besar aspek-aspek geografi meliputi aspek fisik dan aspek sosial.

Aspek Fisik

Hanya membahas unsur-unsur geosfer seperti iklim, cuaca, tanah, air, perbukitan atau proses alamiahnya. Dengan kata lain aspek fisik mempelajari seluruh fenomena yang terjadi di bumi secara alamiah. Aspek fisik sendiri meliputi biologis, kimiawi, astronomis, atau segala fenomena alam yang dapat diamati.

Pada aspek fisik terdapat 3 macam yang patut diperhatikan, yaitu :

  • Aspek topografi
    berfokus pada letak atau lokasi suatu wilayah
  • Aspek biotik
    berkaitan dengan mahluk hidup
  • Aspek non-biotik
    membahas hal-hal yang berkenaan dengan unsur atau geografi fisik seperti tanah, air, hidrologi, iklim, cuaca, dll.

Aspek Sosial

Berfokus pada manusia dan segala aktivitas yang berkaitan dengannya. Dengan kata lain aspek ini mengamati geografik, unsur, dan fenomena sosial. Fenomena sosial adalah fenomena yang berasal dari aktivitas manusia.

Aspek sosial membahas unsur sosial seperti, adat-istiadat, demografi / kependudukan, kebudayaan, geopolitik, ekonomi, dll.

Tujuan adanya aspek sosial adalah untuk memahami hubungan manusia dengan lingkungannya. Aspek sosial sendiri dapat terbagi menjadi :

  • Aspek Ekonomi
    Membahas hal yang berkaitan dengan ekonomi seperti industry, perikanan, pertambangan, pertanian, perkebunan, dll
  • Aspek Sosial
    Berkaitan dengan unsur sosial seperti komunitas, Lembaga, adat-istiadat, tradsi, dll
  • Aspek Politik
    Membahas unsur politik seperti kepemerintahan.
  • Aspek Budaya
    Contohnya seperti Bahasa, agama, beragam budaya, Pendidikan, kesenian, dll.

Sekian artikel dengan judul Mengenal lebih Jauh Seputar Prinsip dan Aspek Geografi Untuk konsultasi mengenai pendidikan atau lebih spesifiknya tentang kampus . Kamu dapat menghubungi kami lewat akun instagram kami ya. Silakan klik disini untuk menghubungi kami lewat instagram.

Jangan lupa juga untuk subscribe newsletter dan mailing list kita untuk dapatkan info update yang akan kami kirim melalui browser notification dan email kamu.

Terima Kasih

Tags

Elvira

Undergraduate Communication Student at Universitas Padjadjaran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close