Kimia

Ketersediaan Unsur Periode Ketiga di Alam dan Kegunaannya

Hallo sahabat edura! Sekolah online tidak menjadi halangan dalam terus menambah wawasan khusunya di bangku sekolah ini. Berjauhan dengan guru dan teman-teman namun hati dan pikiran tetap berdekatan. Kali ini admin akan membagikan materi kimia SMA yaitu Ketersediaan Unsur Periode Ketiga di Alam.

Untuk sobat yang belum memahami “apa itu unsur periode ketiga?” bisa kunjungi artikel sebelumnya disini.

Karateristik Unsur Ketiga

Unsur-unsur periode ketiga terdiri dari Na, Mg, Al, Si, P, S, Cl dan Ar, unsur Na, Mg, Cl dan Ar sudah dibahas pada artikel sebelumnya disini. Maka pembahasan lebih difokuskan ke unsur Al, Si, P dan S.

Alumuniun (Al)

alumunium
Photo by Deleece Cook on Unsplash

Pada umumnya alumunium membetuk senyawa kovalen. Pada sistem periodik Alumunium (Al) terdapat pada golongan 13 dengan elektron valiensi ns^2 np^1, dan bilangan oksidasi +3. Senyawa ion alumunium sangat terbatas, misalnya AlF_3.

Ketersediaan di Alam

Alumunium tersedia paling banyak pada kerak bumi (7,5%) merupakan unsur ketiga (setelah oksigen dan silikon) terbanyak dalam kulit bumi, tetapi tidak ditemukan dalam bentuk unsur bebas. Aluminium terutama terdapat dalam mineral alumino silikat yang ditemukan berasal dari batuan kulit bumi.

Akibat perubahan alam, batuan ini membentuk lempung yang mengandung aluminium. Setelah melalui proses alam yang panjang dan lama, lempung tersebut menghasilkan deposit bauksit, suatu bijih aluminium yang mengandung AlO(OH) dan Al(OH)_3 dalam berbagai komposisi.

Corundum adalah mineral keras yang mengandung aluminium oksida, Al_2O_3. Oksida aluminium murni tidak berwarna, tetapi akibat adanya pengotor dapat menghasilkan berbagai warna.

Kegunaan Alumunium

  1. Aluminium digunakan pada otomobil, pesawat terbang, truck, rel
    kereta api, kapal laut, sepeda.
  2. Pengemasan (kaleng, foil)
  3. Bidang konstruksi ( jendela, pintu, dll)
  4. Pada perlengkapan memasak
  5. Aluminium digunakan pada produksi jam tangan karena aluminium memberikan daya tahan dan menahan pemudaran dan korosi.

Silikon (Si)

silikon
Photo by Laura Ockel on Unsplash

Silikon berada pada golongan 14 dalam sistem periodik dengan elektron valensi ns^2 np^2, membentuk ikatan kovalen dengan struktur tetrahedral. Silikon dapat membentuk enam buah ikatan yaitu SiF_{6}^{2-}.

Ketersediaan di Alam

Silikon merupakan unsur kedua terbanyak ditemukan dikerak bumi
setelah oksigen (sekitar 87%) dalam bentuk silika (SiO_2) dan mineral silikat. Silikon tidak terdapat di alam dalam keadaan bebas, silikon murni mengkristal seperti struktur berlian, tetapi atom-atom Si dikemasnya kurang erat dibanding dengan atom C.

Kegunaan Silikon

  1. Unsur silikon digunakan untuk membuat polimer silikon
  2. Silikon ultramurni digunakan sebagai bahan semikonduktor padat seperti transistor, sel surya dan chips mikro komputer.

Fosfor (P)

fosfor
Photo by Jon Butterworth on Unsplash

Fosfor dalam sistem periodik terletak pada golongan 15. Fosfor terdapat sebagai molekul P_4, dimana membentuk dua oksida padat dengan rumus P_4O_6 dan P_4O_10.

Ketersediaan di Alam

Fosfor tersedia pada semua organisme hidup sebagai organophosfat dan dalam calsium fosfat seperti hidroksiapatit Ca_5(PO_4)_3(OH), dan fluorapatit [Ca_5(PO_4)_3F] dalam tulang dan gigi.

Kegunaan Fosfor

Fosfor merah dan tetrafosfor trisulfida (P_4S_3), digunakan dalam korek api, tidak terbakar secara spontan, namun terbakar dengan mudah ketika dipanaskan oleh gesekan. Fosfor putih dan merah keduanya tidak larut dalam air.

Penggunaan fosfor terbesar adalah sebagai pupuk.

Belerang (S)

belerang
Photo by Jorge Tung on Unsplash

Pada sistem periodik belerang terletak pada golongan 16, wujudnya berupa zat padat.

Ketersediaan di Alam

Belerang tersedia di kerak bumi sekitar 0,05%. Belerang terdapat sebagai unsur bebas, dengan rumus S8, dan di dalam logam sulfide sebagai galena, PbS; pirit besi, FeS_2; dan cinnabar, HgS. Juga sebagai logam sulfat seperti barit, BaSO_4, dan gypsum, CaSO_4 2H_2O, dan gas vulkanik sebagai H_2S dan SO_2.

Sebagian besar belerang ditemukan dalam bahan organik, seperti batubara dan minyak bumi. Pembakaran belerang menyebabkan polusi udara, karena hasil pembakaran belerang merupakan sulfur dioksida.

Kegunaan Belerang

  1. Belerang sebagian besar digunakan dalam produksi asam
    sulfat (H_2SO_4), yang berfungsi penting untuk membuat pupuk fosfat dan amonium fosfat yang larut dalam air. Asam sulfat juga digunakan dalam pemurnian minyak bumi dan banyak industri kimia lainnya.
  2. Belerang digunakan dalam vulkanisasi karet dan dalam sintesis banyak senyawa organik yang mengandung belerang.
  3. Digunakan untuk mengawetkan buah-buahan kering, yaitu untuk menghambat pertumbuhan jamur.

Sekian info tentang Ketersediaan Unsur Periode Ketiga di Alam dan kegunaannya

Belajar materi kimia lainnya disini ya. Dan untuk latihan soal kimia disini ya.

Informasi yang kami ambil dari beberapa sumber bacaan. Untuk konsultasi mengenai pendidikan atau lebih spesifiknya tentang materi sekolah . Kamu dapat menghubungi kami lewat akun instagram kami ya. Silakan klik disini untuk menghubungi kami lewat instagram.

Jangan lupa juga untuk subscribe newsletter dan mailing list kita untuk dapatkan info update yang akan kami kirim melalui browser notification dan email kamu.

Terima Kasih

Semangat mengejar cita-citamu yaa sobat Edura!

Tags

M Mahardika Rafi ' Setiko

Mahasiswa S1 Agroteknologi Universitas Padjadjaran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close